Alasan orang merenovasi atau membangun rumah bisa macam-macam. Sayangnya, biaya renovasi atau bangun rumah sering kali tidak kecil, dan tidak semua orang punya tabungan yang cukup untuk menutupnya sekaligus. Di titik inilah pembiayaan renovasi rumah syariah bisa jadi pertimbangan, terutama bagi yang ingin tetap menjaga prinsip bebas riba dalam mengelola keuangan.
Kenapa Pembiayaan Syariah Cocok untuk Renovasi Rumah?
Berbeda dengan kredit konvensional yang membebankan bunga berjalan, pembiayaan syariah untuk renovasi atau bangun rumah biasanya menggunakan skema jual beli atau kerja sama modal, di mana total kewajiban sudah jelas sejak akad disepakati. Artinya, sebelum mulai mencicil, nasabah sudah tahu persis berapa total yang harus dibayarkan sampai lunas, tanpa perlu khawatir angka itu berubah di tengah jalan.
Kepastian semacam ini penting, apalagi untuk kebutuhan renovasi yang biasanya butuh perencanaan anggaran yang matang, mulai dari bahan bangunan, upah tukang, sampai biaya tak terduga yang sering muncul di lapangan.
Akad yang Umum Dipakai untuk Pembiayaan Rumah
Ada beberapa skema akad yang biasa digunakan lembaga keuangan syariah untuk pembiayaan properti, tergantung kebutuhannya:
Murabahah biasanya dipakai ketika lembaga keuangan membelikan bahan bangunan atau material yang dibutuhkan, lalu nasabah membayar dengan margin yang sudah disepakati di awal. BPRS ALMASOEM menyediakan opsi pembiayaan untuk kebutuhan semacam ini melalui produk Pembiayaan Masoem iB, yang mencakup kombinasi akad jual beli, sirkah, sewa, dan multijasa, disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan nasabah sejak awal.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Untuk pengajuan pembiayaan renovasi atau bangun rumah, umumnya dokumen yang dibutuhkan meliputi identitas diri yang masih berlaku, bukti kepemilikan tanah atau rumah yang akan direnovasi, rencana anggaran biaya (RAB) yang cukup rinci, serta bukti penghasilan atau sumber dana untuk pembayaran cicilan. Beberapa lembaga juga meminta gambar desain atau denah renovasi sebagai bagian dari kelengkapan pengajuan.
Tahapan Mengajukan Pembiayaan
Langkah pertama adalah menghitung kebutuhan dana secara realistis berdasarkan rencana anggaran biaya yang sudah disusun. Setelah itu, pilih lembaga keuangan syariah yang jelas diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia. Konsultasikan skema akad yang paling sesuai dengan jenis renovasi atau pembangunan yang direncanakan, apakah lebih cocok murabahah, istishna, atau musyarakah. Lengkapi dokumen yang diminta dan ikuti proses verifikasi, termasuk kemungkinan survei ke lokasi rumah. Terakhir, pastikan seluruh rincian akad, termasuk margin atau nisbah, sudah dijelaskan secara terbuka sebelum tanda tangan.
Jangan Lupa Cek Legalitas Lembaganya
Sebelum menyerahkan pengajuan pembiayaan rumah ke lembaga manapun, penting untuk memastikan tiga hal: apakah lembaganya diawasi resmi oleh OJK dan BI, apakah simpanan nasabahnya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan bagaimana rekam jejak operasionalnya selama ini.
BPRS ALMASOEM, Bank Perekonomian Rakyat Syariah yang berbasis di Jawa Barat, telah beroperasi lebih dari dua dekade, diawasi oleh OJK dan BI, serta menjadi peserta penjaminan LPS. Pengalaman panjang di industri keuangan syariah semacam ini biasanya jadi salah satu pertimbangan penting, apalagi untuk kebutuhan pembiayaan properti yang nilainya tidak kecil.
Tips Sebelum Mengajukan Pembiayaan Renovasi Rumah
Susun dulu rencana anggaran biaya sedetail mungkin sebelum mengajukan, supaya plafon yang diminta sesuai kebutuhan riil, tidak kurang tapi juga tidak berlebihan. Bandingkan skema akad yang ditawarkan beberapa lembaga sebelum memutuskan, karena setiap jenis akad punya karakteristik pembayaran yang berbeda. Jangan ragu bertanya secara detail soal margin atau nisbah yang dikenakan, dan sesuaikan jangka waktu cicilan dengan kemampuan keuangan bulanan.
Penutup
Pembiayaan renovasi rumah syariah memberi jalan bagi keluarga yang ingin memperbaiki atau membangun hunian tanpa harus mengorbankan prinsip syariah yang dipegang. Dengan memahami jenis akad yang tersedia dan memilih lembaga yang benar-benar diawasi otoritas resmi, proses pembiayaan rumah bisa berjalan lebih tenang dan terencana.
Bagi keluarga di Jawa Barat yang sedang merencanakan renovasi atau pembangunan rumah dengan skema syariah, almasoembank.co.id menyediakan informasi lengkap seputar produk pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas keuangan masing-masing.